BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah mengingatkan masyarakat agar cermat dalam memilih dan menggunakan produk maupun layanan keuangan. Masyarakat diminta memastikan setiap produk dan layanan keuangan yang digunakan memenuhi prinsip legal dan logis.
Pesan tersebut disampaikan Asisten Manajer Bidang PEPK dan LMSt OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Noor Bima Haru Kurniawan, saat memberikan edukasi keuangan kepada masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas Desa Hanjak Maju, Kabupaten Pulang Pisau.
Dalam pemaparannya, Noor Bima menjelaskan sejumlah prinsip dasar pengelolaan keuangan keluarga. Di antaranya menetapkan tujuan keuangan, menyusun anggaran, menyiapkan dana darurat, memiliki perlindungan dan investasi, serta memastikan produk dan layanan keuangan yang digunakan telah memenuhi prinsip legal dan logis.
Edukasi tersebut menjadi bagian dari kolaborasi OJK Provinsi Kalimantan Tengah dengan Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, khususnya keluarga.
Selain materi pengelolaan keuangan, perwakilan Lembaga Jasa Keuangan turut memperkenalkan berbagai produk dan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Pengenalan tersebut diharapkan membantu masyarakat memilih produk keuangan yang aman, sesuai kebutuhan, dan mendukung perencanaan keuangan keluarga.
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengatakan literasi keuangan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun keluarga yang sejahtera dan berkelanjutan.
“Keluarga dengan tingkat literasi keuangan yang baik cenderung lebih mampu memenuhi kebutuhan dasar, mempersiapkan dana darurat, merencanakan pendidikan anak, serta menghadapi risiko ekonomi sehingga dapat meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan keluarga,” ujar Primandanu.
Dalam kesempatan tersebut, OJK dan BKKBN juga menyerahkan secara simbolis Buku Saku Perencanaan Pengelolaan Keuangan Keluarga kepada peserta edukasi. Panduan tersebut diharapkan dapat digunakan masyarakat untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan tersebut, OJK bersama BKKBN dan para pemangku kepentingan berkomitmen memperkuat literasi keuangan masyarakat sebagai fondasi membangun keluarga berkualitas sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)









