BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Suntik vaksin rabies untuk kucing di Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Kotawaringin Barat, gratis. "Masyarakat bisa beli obat vaksinnya di apotek hewan, suntiknya di Dinas, gratis," kata Kepala Bidang Perlindungan Hewan, Dinas Peternakan Kesehatan Hewan Kabupaten Kobar, Haryo Prabowo, Selasa (10/1/2017).
Ia menerangkan, vaksin rabies untuk kucing tidak disediakan. Sebab jumlah kasusnya sangat sedikit jika dibandingkan dengan penyakit rabies anjing. "Kalau vaksin rabies untuk kucing kita tidak ada stok," kata dia.
Padahal, jika dicermati, penyakit rabies dari kucing juga berbahaya jika menular ke manusia. Salah satu jenis penyakit kucing yang menular ke manusia adalah zoonosis.
"Vaksinasi akan membentuk kekebalan tubuh kucing dan menghindarkan kucing dari penyakit virus yang berbahaya bagi kucing yang menular ke manusia," kata dokter hewan, drg Rena Marliani.
Selain vaksin, pengecekan keseluruhan kondisi tubuh kucing peliharaan juga penting untuk memastikan kesehatannya.
"Seperti cek suhu tubuh, berat badan, kesehatan telinga, mata, dan mulut. Selain itu, hal yang penting dilakukan adalah pengecekan kesehatan kulit dan rambut," kata dia.
Hal itu dilakukan terkait ada tidaknya kutu atau jamur pada kucing tersebut. Karena penyakit jamur pada kucing termasuk penyakit zoonosis, penyakit hewan yang menular ke manusia.
"Setelah semua pemeriksaan dirasa cukup dan kucing dinyatakan sehat, kemudian diberi obat cacing secara rutin minimal 3 bulan sekali, dan yang paling penting adalah dilakukan vaksinasi," anjurnya. (CECEP HERDI/B-2)








