BORNEONEWS, Palangka Raya - Kantor Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi pasar modal melalui pendekatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Salah satunya dengan menyelenggarakan Pre-Event Investor Run 2026 di Kota Palangka Raya sebagai bagian dari rangkaian Road to Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu atau SEPMT.
Kegiatan yang digelar hasil sinergi OJK Kalteng, Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia atau BEI Provinsi Kalimantan Tengah, perusahaan sekuritas, dan komunitas Palangka Runners tersebut menjadi langkah awal menuju pelaksanaan Investor Run Itah Hadari 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September 2026.
Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu inovasi dalam memperluas jangkauan edukasi pasar modal kepada masyarakat melalui aktivitas yang diminati berbagai kalangan.
"Melalui kegiatan ini kami ingin mengenalkan pasar modal dengan cara yang lebih inklusif dan mudah diterima masyarakat. Literasi keuangan tidak hanya dilakukan melalui seminar, tetapi juga dapat dipadukan dengan kegiatan olahraga yang mampu menarik partisipasi publik lebih luas," ujar Primandanu dalam rilisnya pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 60 peserta dari berbagai kalangan serta dihadiri Kepala OJK Kalteng, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BEI Kalteng, perusahaan sekuritas, dan komunitas Palangka Runners. Selain berolahraga bersama, peserta juga memperoleh informasi mengenai produk dan layanan pasar modal serta pentingnya investasi yang legal dan sesuai profil risiko.
"Kolaborasi lintas lembaga dan komunitas diharapkan mampu mempercepat peningkatan literasi serta inklusi keuangan di Kalimantan Tengah," katanya lagi.
Dengan semakin banyak masyarakat yang memahami manfaat investasi di pasar modal, diharapkan akses terhadap layanan keuangan formal juga semakin luas.
Pre-Event Investor Run 2026 menjadi pembuka rangkaian menuju Investor Run Itah Hadari 2026 yang akan digelar pada 19 September mendatang. OJK Kalteng berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat meningkatkan minat masyarakat menjadi investor yang cerdas, memahami risiko investasi, serta mendukung pertumbuhan pasar modal di Kalimantan Tengah. (TESTI PRISCILLA/H)









