BORNEONEWS, Palangka Raya - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI mendorong perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi dengan sekolah, termasuk dalam meningkatkan kemampuan guru memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Semangat tersebut diwujudkan Tim Dosen Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Palangka Raya (UPR) melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SDIT dan SMPIT Tiara Az-Zahra.
Kegiatan bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Guru Fisika dalam Merancang Media Pembelajaran Berbasis AI itu menjadi sarana bagi dosen untuk mentransfer pengetahuan sekaligus memberikan pendampingan kepada guru dalam mengembangkan media pembelajaran.
Koordinator Program Studi Pendidikan Fisika FKIP UPR, Yoan Theasy menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan SDIT dan SMPIT Tiara Az-Zahra.
Ia berharap kolaborasi tersebut dapat terus berkembang sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan kualitas pendidikan.
“Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru serta meningkatkan keterampilan para guru dalam merancang media pembelajaran berbasis AI,” katanya dalam rilis kepada Borneonews pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Sementara itu, Ketua Yayasan, Hj Jumainah mengapresiasi kehadiran dan kontribusi para dosen Pendidikan Fisika FKIP UPR. Menurutnya, peningkatan kapasitas guru penting dilakukan seiring perkembangan teknologi pendidikan.
Selama kegiatan, guru diberikan kesempatan untuk mempraktikkan pembuatan media pembelajaran berbasis AI, termasuk menghasilkan video pembelajaran. Praktik tersebut menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya.
Melalui kegiatan ini, Tim Dosen Pendidikan Fisika FKIP UPR berharap guru semakin terampil dan percaya diri menggunakan teknologi AI secara tepat. Pada akhirnya, pemanfaatan media pembelajaran yang inovatif diharapkan dapat membantu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi yang dipelajari. (TESTI PRISCILLA/H)









