BORNEONEWS, Palangka Raya - Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah memperkuat pemantauan pasar sebagai langkah menjaga ketersediaan pasokan sekaligus stabilitas harga beras dan kebutuhan pokok.
Pemimpin Wilayah Bulog Kalteng Erwin Budiana mengatakan langkah tersebut sejalan dengan instruksi Perum Bulog yang mengerahkan jajaran di seluruh Indonesia melakukan pemantauan pasar secara serentak.
"Monitoring secara langsung di lapangan menjadi langkah preventif untuk mengetahui dinamika harga maupun potensi gangguan pasokan sehingga dapat diantisipasi dan ditangani sedini mungkin," kata Erwin di Palangka Raya, Sabtu, 5 September 2026.
Selain pemantauan pasar, Bulog Kalteng mengoptimalkan distribusi beras melalui berbagai saluran pemasaran, termasuk pasar rakyat dan jaringan ritel.
Beras yang disalurkan terdiri atas beras SPHP dan beras komersial. Hingga 4 September 2026, penyaluran beras SPHP telah mencapai lebih dari 6.649 ton, sedangkan beras komersial lebih dari 2.326 ton.
Erwin mengatakan penguatan distribusi, operasi pasar, serta pengawasan kondisi pasar secara serentak menjadi instrumen Bulog dalam memperbesar pasokan di tingkat konsumen ketika terjadi tekanan harga. (HERMAWAN DP/H)
Bulog Kalteng Perkuat Pemantauan Pasar Antisipasi Gangguan Pasokan
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Serapan Beras Kalteng Tembus 13 Ribu Ton, Mendekati Capaian Target Tahunan
Bulog Kalteng Sampaikan Ucapan HUT ke-81 TNI
Bulog Kalteng Bagi Konsentrasi, Salurkan Bantuan Presiden dan Korban Karhutla
Dua Kelurahan Ini Jadi Penerima Bantuan Pangan Terbanyak Bulog Kalteng
Stok CBP 4,9 Juta Ton, Bulog Kalteng Klaim Punya Ruang Perkuat Intervensi Pasar
Stok Beras Bulog Kalteng Dipastikan Aman Stok Capai 15.435 Ton
Komentar (0)
Memuat komentar…







