PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Para pemuda yang kerap terlibat kegiatan balap liar di Palangka Raya mengusulkan agar disediakan lokasi khusus untuk balapan di kawasan Terminal WA Gara, Termibal.

Usulan tersebut disampaikan langsung kepada pihak kepolisian dalam kegiatan dialog yang digelar Polresta Palangka Raya.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, membenarkan bahwa pihaknya menerima usulan tersebut dari para pembalap.

Ia menjelaskan bahwa inisiatif ini murni datang dari keinginan mereka sendiri agar memiliki wadah yang aman dan tertib, sehingga tidak perlu lagi memacu kendaraan di jalan raya umum.

"Itu dari permintaan mereka sendiri," ujar Kompol Hermanto, Selasa 13 Oktober 2026.

Meski menyambut baik usulan tersebut, Kompol Hermanto menjelaskan bahwa kewenangan untuk merealisasikan penyediaan lokasi berada di Pemerintah Kota Palangka Raya.

Pihak kepolisian berperan sebagai jembatan untuk meneruskan aspirasi masyarakat tersebut kepada pemerintah daerah.

"Wali Kota Palangka Raya pun sudah menawarkan saat saya ketemu beliau, hanya belum ada kepastian kapan bisa direalisasikan," kata dia.

Menurut Hermanto, usulan ini dinilai masuk akal dan efisien. Di kawasan Terminal WA Gara, para pembalap tidak perlu mengeluarkan biaya tinggi seperti halnya jika harus menggunakan sirkuit resmi yang mewajibkan penggunaan perlengkapan keselamatan lengkap, termasuk baju balap khusus yang harganya tidak murah bagi mereka.

"Sementara kita tahu baju khusus itu tidak ada yang murah," tambahnya.

Dialog yang dilakukan dengan para pembalap merupakan bagian dari pendekatan persuasif Polresta Palangka Raya untuk menekan angka balap liar di jalan raya.

"Makanya kami salurkan di tempat yang sebenarnya. Kita tidak mau masalah ini berlarut-larut, karena kondisi ini sudah memprihatinkan," tegas Hermanto.

Pihaknya berharap pemerintah kota dapat segera menindaklanjuti usulan positif ini demi keselamatan dan keteraturan di jalan raya. (PATHUR/H)