BORNEONEWS, Palangka Raya — Kodam XXII/Tambun Bungai melalui Kodim 1014/Pangkalan Bun menerima dukungan materiel penanganan kebakaran hutan dan lahan dari Kementerian Pertahanan.
Penyerahan bantuan berlangsung di Markas Kodim 1014/Pangkalan Bun sebagai tindak lanjut langsung dari hasil Video Conference bersama Presiden RI, Prabowo Subianto.
Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melalui Ka pendam Kolonel Arh Dodo Sahata menyampaikan bantuan yang diserahkan terdiri atas 200 unit mesin pompa air, 200 gulung selang hisap, dan 600 gulung selang semprot.
Peralatan ini akan langsung disalurkan ke titik-titik rawan kebakaran untuk memperkuat kesiapsiagaan personel di lapangan dalam menghadapi ancaman karhutla yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Langkah nyata ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di daerah yang memiliki akses terbatas dan medan sulit.
Peralatan pompa air berukuran kecil sangat dibutuhkan karena dapat diangkut hingga ke kawasan rawa dan lahan gambut yang tidak terjangkau kendaraan besar.
"Rencananya, pada Sabtu, 17 Oktober 2026, akan tiba lagi tambahan dukungan peralatan," katanya, Jumat, 16 Oktober 2026.
Sebanyak 100 unit mesin pompa air akan disalurkan untuk wilayah Sampit dan 100 unit lainnya untuk wilayah Palangka Raya.
Penambahan ini diharapkan dapat memperkuat jangkauan penanganan kebakaran di kawasan-kawasan strategis.
Ketersediaan peralatan yang memadai ini diproyeksikan akan meningkatkan kecepatan dan efektivitas personel dalam merespons setiap munculnya titik api.
Terutama di wilayah yang aksesnya sulit, keberadaan pompa air yang praktis dapat membantu petugas memotong pergerakan api lebih cepat sebelum meluas.
Dengan dukungan sarana yang memadai, upaya pemadaman dan pencegahan meluasnya kebakaran dapat dilakukan secara lebih optimal.
Personel di lapangan tidak lagi kesulitan mencari sumber air dan alat yang tepat saat tiba di lokasi kebakaran.
Kodam XXII/Tambun Bungai melalui seluruh jajaran kewilayahan akan memastikan penggunaan materiel ini dikelola dengan ssebaik-baiknya
Sinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat setempat akan terus diperkuat agar setiap peralatan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan bersama.
"Semoga dengan ketersediaan sarana yang lebih lengkap ini, ancaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah dapat segera teratasi demi kelestarian lingkungan dan keselamatan masyarakat," pungkasnya. (PATHUR/Y)









