PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya — Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Tim Damkar 26 Yonif TP 925/KSW bersama Koramil 1011-13/Pandih Batu melaksanakan distribusi air bersih kepada warga di Desa Dandang, Kecamatan Pandih Batu, Kabupaten Pulang Pisau.

Mereka menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga yang mengalami kesulitan akses air bersih akibat dampak kebakaran hutan dan lahan yang masih berlangsung di Kalteng.

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman api semata, tetapi juga bagaimana kehadiran TNI dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.

"Penanganan Karhutla tidak hanya soal pemadaman, tetapi juga bagaimana kita hadir membantu kesulitan rakyat. Air bersih adalah kebutuhan utama, dan kita harus pastikan warga tidak kekurangan," tegasnya, Rabu, 21 Oktober 2026.

Kondisi kekeringan dan kualitas air yang menurun akibat dampak kebakaran membuat warga Desa Dandang kesulitan memperoleh air bersih yang layak konsumsi.

Melalui kegiatan ini, Kodam XXII/Tambun Bungai berharap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan rakyat dalam menghadapi bencana karhutla.

Warga Desa Dandang menyambut baik bantuan ini dan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung personel TNI di tengah masyarakat.

Air bersih yang disalurkan langsung digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak, hingga kebersihan diri.

Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa dampak karhutla tidak hanya berupa kabut asap, tetapi juga meluas ke ketersediaan air bersih yang sangat dibutuhkan masyarakat.

Oleh karena itu, upaya penanggulangan karhutla harus menyentuh berbagai aspek kehidupan warga yang terdampak.

Kodam XXII/Tambun Bungai akan terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat terjadi kebakaran, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana.

"Semoga upaya bersama ini dapat terus berjalan dan bermanfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kalimantan Tengah," pungkasnya. (PATHUR/y)