BORNEOEWS, Pangkalan Bun - Mengantisipasi peredaran narkoba dari jalur pelabuhan, TNI Angkatan Udara (AU) Pangkalan Bun melakukan razia di dalam kawasannya sendiri.

Jalan Iskandar yang masuk teritorial TNI AU saat ini dijadikan jalan umum dan khusus. Artinya, pengendara umum bebas menggunakan jalur Auri untuk menempuh perjalanan dari Pangkalan Bun ke Kumai atau sebaliknya.

"Razia kendaraan kami gelar hanya di kawasan milik TNI AU saja, di luar itu menjadi kewenangan kepolisian," kata Danlanud Iskandar Pangkalan Bun, Letkol Pnb Ucok Enrico Hutadjulu, melalui sambungan telepon, Rabu (18/1/2017).

Razia itu, jelas dia, sasarannya untuk menertibkan kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat. Selain itu untuk memotong peredaran narkoba dan kendaraan gelap dari jalur pelabuhan.

"Kumai memiliki pelabuhan, kesiapsiagaan kita untuk mengamankan kawasan TNI AU dan membantu kepolisian dalam memerangi narkoba saya pikir perlu dilakukan," katanya.

Ia juga menjelaskan, untuk melewati jalur Auri, pengendara harus membawa surat kendaraan serta SIM sesuai aturan hukum yang berlaku.

"Razia ini sudah sering kami gelar, dan ke depan akan rutin lagi supaya wilayah TNI AU aman, serta wilayah Kobar juga keseluruhan aman. Terlebih dari peredaran yang melanggar hukum tadi," katanya.

Pantauan Borneonews, dalam razia yang digelar bersama POM TNI AU itu tidak mendapatkan pengendara yang membawa narkoba, namun banyak kendaraan yang tidak dilengkapi dengan STNK.

"Banyak yang nggak ada SIM, STNK. Setelah terjaring, itu pun langsung kita serahkan ke kepolisian untuk proses tindakan selanjutnya," pungkas Letkol Ucok. (CECEP HERDI/B-2)