BORNEONEWS- Sukamara – Sebanyak dua wilayah di Kabupaten Sukamara biasanya mengalami kesulitan dalam pemenuhan air bersih saat musim kemarau, yakni di Kecamatan Jelai dan SP4 Desa Sekuningan Baru, Kecamatan Balai Riam.
Menurut Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Sukamara Arif Rahman Hakim, saat musim kemarau di dua wilayah tersebut memang kerap mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Karena selama ini untuk memenuhi kebutuhan air hanya diperoleh dari sejumlah sumur yang dibuat warga sekitar.
“Saat kemarau panjang, sumur yang dibuat warga tersebut akan mengering. Sehingga tidak ada sumber air yang dapat dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” kata Arif, Rabu (25/1/2017).
Padahal, sebelumnya pihaknya sudah penah menjalankan program penyedian sarana air bersih dengan membuat sumur bor.
“Sayangnya sumur bor yang dibuat tidak berjalan optimal saat musim kemarau, karena air yang keluar tidak banyak dan lancar. Sedangkan warga yang membutuhkan air bersih jumlahnya sangat banyak,” tuturnya.
Guna mengatasi masalah itu pemkab tengah memikirkan program lain sehingga ketersediaan air bersih tidak menjadi persoalan lagi bagi kedua wilayah tersebut. (NORHASANAH/B-5)








