BORNEONEWS, Sampit - Ada-ada saja. Seorang pasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Murjani Sampit, Efnu Abdurahman (20), nekat mencuri dompet pasien lain yang sama-sama berobat di rumah sakit itu dengan alasan untuk membeli pentol, Rabu (25/1/2017).
“Dia mencuri dompet milik Pak Haji, seorang pasian yang hendak berobat di Poli Mata,” ujar Satpam RSUD Dr Murjani Sampit Suparno, Rabu (25/1/2017).
Uang yang dicuri oleh pasien penyakit ginjal warga Jl Juanda, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim) tersebut totalnya lebih dari Rp1 juta. Namun belum sempat dibawa kabur korban sempat memergoki aksinya. Sehingga ia langsung berteriak maling, dan sejumlah satpam di rumah sakit langsung mengejarnya bersama sejumlah warga lain yang kebetulan sanak saudaranya tengah dirawat.
Setelah berhasil ditangkap, sejumlah warga yang melihat kejadian itupun langsung memukulinya. Bahkan sejumlah pengantar pasien yang berada di rumah sakit tersebut saling bergantian melayangkan bogem mentah. Satpam ditempat itupun langsung membawa pelaku ke pos penjagaan, guna menghindari amukan massa.
“Sempat jadi bulan-bulanan warga, beruntung kami bisa dengan cepat mengamankannya k epos penjagaan,” ungkap Suparno.
Sementara itu, dari keterangan Agus, petugas rumah sakit, pelaku merupakan pasien sakit ginjal. Biasanya dia cek-up sepekan sekali dengan ditemani ayahnya. Namun pada saat kejadian dia hanya datang sendirian, dan nekat mencuri dompet pasien lain saat antre keruang BPJS.
“Iya pelaku memang pasien RSUD Dr Murjani Sampit, tapi entah kenapa dia malah nekat mencuri dompet pasien lain,” ucap Agus.
Sedangkan pelaku mengaku nekat mencuri dompet tersebut alasannya ingin membeli pentol. Dan sisanya akan disimpan untuk keperluan lainnya.
“Untuk beli pentol uangnya, sisanya untuk keperluan lainnya,” kata pelaku.
Walaupun sudah mencuri dompetnya, korban tidak melaporkan perkara itu ke kantor polisi. Alasannya karena ia kasian dengan pelaku yang sudah mengalami sakit ginjal. (M HAMIM/B-5)








