BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Musim kemarau di wilayah Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) diprediksi terjadi pada akhir Juni hingga September. Perkiraan itu berdasarkan rata-rata curah hujan tahun 2006 - 2015.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Iskandar, BMKG Pangkalan Bun, Rosi Fitria menjelaskan, berdasarkan rata-rata curah hujan tersebut, wilayah Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, memiliki pola curah hujan ekuatorial.

"Tipe curah hujan tersebut memiliki dua puncak hujan yaitu bulan Maret - April dan November - Desember," jelas Rosi Fitria, Rabu (25/1/2017).

Menurutnya, penurunan jumlah atau intensitas akan terjadi sekitar bulan Mei - Juni. "Artinya, secara umum musim kemarau di wilayah Pangkalan Bun akan terjadi pada akhir Juni hingga September," jelasnya.

Walau begitu, menurutnya, prediksi musim tersebut sewaktu-waktu dapat berubah karena berbagai faktor. "Faktor tersebut adalah El Nino dan La Nina, badai tropis serta pemanasan global atau global warming," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)