BORNEONEWS, Sampit - Rupanya di Kotawaringin Timur (Kotim) tidak cuma dua wanita kakak beradik saja yang ditangkap karena edarkan zenith carnophen, namun seorang perempuan lainnya, Dahlianor alias Abdul Majid alias Enoy (46) juga melakukan hal yang sama.
"Kami menangkap seorang perempuan yang menjadi pengedar obat zenith dengan barang bukti 522 butir," ujar Kapolres Kotim AKBP Hendra Wirawan melaui Kasat Narkoba AKP Wahyu Edi Prianto, Jumat (27/1/2017).
Perempuan paruh baya yang tinggal di Jl Iskandar 15, Sampit, tersebut diringkus Satreskoba pada Kamis (26/1/2017). Katika ditangkap, ia kedapatan tengah bertransaksi dengan pembeli.
Sementara itu, tertangkapnya pengedar zenith tersebut bermula ketika polisi mendapatkan informasi dari warga bahwa di Jl Iskandar tersebut ada pengedar zenith. Sehingga polisi melakukan penyelidikan mendalam. Saat penyelidikan, anggota menemukan perempuan tersebut sedang bertransaksi obat zenith dengan salah seorang pria.
Sehingga aparat langsung mendatanginya dan melakukan penggeledahan. Dimena pihaknya menemukan enam butir obat zenith, dan juga uang Rp67 ribu.
Setelah itu, pihaknya juga menggeledah di rumah perempuan itu da sebuah barak yang disewanya. Di dua tempat itu polisi menemukan 516 butie obat zenith. Usai mendapatkan barbuk tersebut, polisi langsung membawa tersangka ke mapolres untuk pemeriksaan lebih lanjut. (M HAMIM/B-5)








