BORNEONEWS, Palangka Raya - Uang sekitar Rp 90 juta milik Rahmad Hidayat yang digasak maling rencananya untuk membayar sales plastik. Ia berpikir untuk melakukan pembayaran pada pagi hari sebelum kejadian itu.
Hanya saja, kata Dayat , ia menunda dan pergi bersama keluarganya ke tempat usaha mereka yakni toko plastik di Pasar Besar Palangka Raya. "Rencananya untuk bayar sales," ucap Dayat kepada Borneonews, Senin (30/1/2017).
Dia menjelaskan, dalam menjalankan usahanya, dia bekerjasama dengan salah seorang sales plastik. Selanjutnya, ketika barang datang, dia tidak langsung dibayar. Lalu pada saat hendak mengambil barang lagi, barulah Dayat membayarnya. Sayangnya, uang yang untuk membayar itu justru amblas di tangan maling.
Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan siapa pelakunya. Diduga, pelaku berjumlah tiga orang. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB tadi, saat rumah dalam kondisi kosong. Baru diketahui pukul 13.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, dilaporkan ke aparat kepolisian. (BUDI YULIANTO/B-8)








