BORNEONEWS, Sampit - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sampit memprediksi musim kemarau akan terjadi pada akhir bulan April. Kemarau diprediksi akan berlangsung selama empat bulan.
"BMKG pusat belum mempublikasikan musim kemarau secara resmi. Tetapi secara klimatologi atau kebiasaan siklus cuaca lokal dari tahun ke tahun, diprediksi Kotim akan memasuki kemarau pada akhir April. Saat itu intensitas hujan mulai menurun," ujar Nur Setiawan, Kepala Stasiun BMKG Haji Asan Sampit, Sabtu (4/2/2017).
Setiawan menyampaikan, puncak kemarau akan terjadi pada bulan Juli atau Agustus. Menurutnya, parameter el nino tahun ini berada pada kondisi sedang. Kemungkinan intensitas curah hujan lebih sedikit dari tahun sebelumnya.
"Parameter el nino tahun lalu berada di atas normal, sehingga intensitas hujan lebih tinggi dibanding tahun ini," kata dia.
Kemarau tahun ini diperkirakan berlangsung sampai akhir Agustus hingga September. (RIAN NAFARIN LUFFI/B-10)
BMKG Sampit Prediksi Kemarau Mulai Akhir April
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Waspadai Risiko ISPA Selama Musim Kemarau
Musim Kemarau, Ikan Lais Melimpah di Petuk Katimpun
Butuh 40 Ribu Liter Air per Hari untuk Selamatkan Tanaman Sepanjang Jalan Kota Sampit Saat Musim Kemarau
Razia Narkoba, 32 Sopir Angkutan Batubara di Barito Timur Jalani Tes Urine
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Komentar (0)
Memuat komentar…







