BORNEONEWS, Palangka Raya - Provinsi Kalimantan Tengah memiliki 950 agen Laku Pandai yaitu layanan keuangan tanpa kantor dalam rangka keuangan inklusif yang tercatat dalam Otoritas Jasa Keuanga (OJK) Kalteng.
Hal ini diungkapkan Kepala Kantor OJK Kalteng Dadang Ibnu Windartoko saat kegiatan Pertemuan Tahunan Pelaku Industri Jasa Keuangan 2017 di Palangka Raya, Kamis (9/2/2017).
"Program Laku Pandai yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah telah berkembang dengan baik, kami mencatat pada tahun 2016, terdapat 950 agen laku pandai di Provinsi Kalimantan Tengah," ungkap Dadang.
Kepala Kantor OJK ini menyebut bahwa agen Laku Pandai dengan transaksi terbesar berjumlah Rp15,7 miliar terdapat di Kecamatan Kereng Pangi, Kabupaten Katingan.
"Namun dalam catatan kita agen terbanyak masih berada di Kota Palangka Raya yaitu sebanyak 158 agen Laku Pandai," tambah Dadang.
Sementara itu, untuk jumlah nasabah Laku Pandai di Provinsi Kalimantan Tengah mencapai 770 orang dan Kota Palangka Raya merupakan penyumbang terbanyak. "Di Palangka Raya saja nasabah Laku Pandai mencapai 478 orang," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-3)








