BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Penanggulangan Benacana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengundang seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), DPRD, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalan Bun, perusahaan, camat, lurah, dan kepala desa untuk membahas kesiapan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Aula Kantor Bupati Kobar, Jumat (10/2/2017) sore ini.

Kepala BPBD Kobar, Hermon F Lion, berharap hasil rapat lintas sektor ini dapat mencegah kembali terjadinya karhutla. "April sudah diperkirakan masuk musim kemarau. Kita harus persiapkan sejak awal. Jangan sampai koordinasi ketika karhutla sudah di mana-mana," kata dia.

Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh pihak baik TNI, Polri, masyarakat hingga pihak perusahaan yang pada tahun 2016 bisa menekan tingginya kejadian karhutla.

"Kita ketahui bersama tahun 2015 karhutla merajalela di mana-mana. Dampaknya sangat terasa sekali. Kita bersyukur bisa bercermin dari tahun itu. Tahun selanjutnya pada 2016 titik hotspot hanya belasan saja," kata dia. (CECEP HERDI/B-10)