BORNEONEWS, Kasongan - Sebanyak 11 anggota polisi wanita (Polwan) ikut terlibat dalam pengamanan aksi demo damai yang digelar sekelompok warga mengatasnamakan Aliasi Masyarakat Katingan di gedung DPRD, Senin (13/2/2017).
Mereka berjaga-jaga membentuk barisan menghadang para pendemo bersama anggota polisi laki-laki di depan pintu gerbang masuk gedung DPRD Katingan. Pantauan borneonews.co.id, meski mengemban tugas mengamankan demo, namun di raut wajah mereka tidak menunjukkan kesan tegang, apalagi takut.
Para Polwan itu tampak terlihat santai. Ke-11 anggota Polwan Polres Katingan yang terlibat pengamanan aksi demo itu, yakni Bripka Lely, dan Bripda Anik yang bertugas di Polsek Katingan Hilir. Bripda Ika, Bripda Mey, dan Bripda Ingga serta Bripda Melisa yang bertugas di Polres Katingan.
Ditambah 4 anggota Polwan yang bertugas di Satlantas, yaitu Ipda Sefvi, Bripda Bunga, Bripda Baradika dan Bripda Anjani.
"Saya sudah 5 kali ikut mengamankan aksi demo dan semuanya berjalan dengan baik," ujar Bripda Ingga, salah seorang Polwan yang bertuhas di Satreskrim Polres Katingan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) itu.
Selain itu, tutur Ingga yang mengaku berasal dari Pontianak, Kalbar dan masih lajang ini, ia juga selalu ikut dalam razia obat-obatan terlarang. "Kalau tersangkanya perempuan pasti Polwan yang melakukan pemeriksaan," aku Ingga yang mengaku sudah 2 tahun menjadi anggota Polri dan tugas di Polres Katingan.
Kapolres Katingan AKBP Tato Pamungkas Suyono dikonfirmasi terkait adanya sejumlah anggota Polwan ikut dalam pengamanan demo mengaku jika hal itu sebagai tim negosiasi. "Ia adanya anggota Polwan ini selain menjalan tugas juga sebagai tim negosiasi," sebutnya. (ABDUL GOFUR/B-6)








