BORNEONEWS, Pangkalan Bun - BS (41), korban penganiayaan menggunakan kapak oleh Manangkas Nababan (41), suaminya sendiri, masih menjalani perawatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu (21/2/2017).
Saat menjalani perawatan, korban didampingi rekannya sesama jemaat sebuah gereja, karena korban tidak memiliki satu pun keluarga di Pangkalan Bun.
Sayang, Borneonews tidak berhasil menemui korban. "Mohon maaf kami tidak bersedia. Takutnya nanti keluarga korban di kampung menjadi shock," ujar rekan korban singkat saat dijumpai di RSUD Sultan Imanuddin.
Berdasarkan kabar yang berkembang, lantaran tidak memiliki keluarga, dua anak korban sementara ini tinggal bersama pendeta.
Seperti diberitakan, BS dianiaya suaminya, menggunakan kapak di rumahnya, Perumahan Pinang Merah pada Jumat (17/2/2017) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari hingga menderita luka parah di bagian kepala. (WAHYU KRIDA/B-2)


