BORNEONEWS, Sukamara – Dokter Rehabilitasi Narkoba Sukamara, Ade Sofyan mengatakan, partisipasi masyarakat di kabupaten ini untuk mengikuti program rehabilitasi Badan Narkotika Kabupaten (BNK) setempat dinilai cukup tinggi, hal tersebut dilihat dari jumlah pencandu narkoba yang bergabung untuk direhabilitasi.

“Kesadaran masyarakat untuk berubah lebih baik cukup tinggi, karena 33 pasien yang saya tangani untuk direhabilitasi datang atas keinginan dan kesadaran diri sendiri,” kata Ade Sofyan, Rabu (1/3/2017).

Menurut Ade, apabila program rehabilitasi lebih dikenalkan kepada masyarakat secara luas kemungkinan warga yang mengikuti semakin banyak, sebab selama ini program rehabilitasi tersebut tidak pernah dikenalkan atau diberitakan kepada masyarakat secara langsung.

“Identiasnya pasien yang kita tangani sangat kita jaga kerahasiaannya, jadi tidak perlu takut dan malu-malu untuk datang dan mendaftar agar bisa direhabilitasi,” ucapnya.

Ade menegaskan apabila pencandu narkoba yang pihaknya tangani tertangkap oleh pihak kepolisian, maka dirinya akan meberikan perlindugan terhadap pasiennya tersebub karena pencandu tersebut sudah berusaha untuk berubahdan tidak lagi menggunakan narkoba.“Karena pasien itu sudah sadar dan ingin berubah, maka dirinya berhak untuk kita lindungi,” ucap dia. (NORHASANAH/B-5)