BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemadaman listrik bergilir di Kotawaringin Barat masih berlangsung. Guna mengurangi intensitas pemadaman tersebut, PT PLN Rayon Pangkalan Bun memindahkan daya beban ke sistem Sampit yang berada di Desa Sebabi Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Proses pemindahan daya tersebut mulai dilakukan pada hari ini (Kamis, 16/3/2017). Menurut Manager Rayon PLN Pangkalan Bun Drie Alsi Laksana, beban listrik yang dipindahkan ke sistem Sampit sebesar 1,5 Megawatt (MW).

"Kemudian Jumat (17/3/2017) kita juga bakal memindahkan beban lagi ke sistem Sampit sebesar 1 MW. Jadi total beban yang dipindahkan sebesar 2,5 MW. Ini upaya kami untuk mengurangi pemadaman berhgilir yang masih terjadi," jelasnya.

Ia merinci, daya mampu saat ini sebesar 22,66 MW, atau saat beban puncak terdapat defisit 8,001 MW. "Karena beban puncak Pangkalan Bun dan sekitarnya sebesar 30,661 MW. Jika hari ini sukses pindah beban 1,5 MW ke sistem Sampit, maka defisit listrik berkurang jadi 6,5 MW. Kemudian esoknya lagi kita kembali pindah 1 MW ke sistem Sampit, defisit listrik akan kembali turun menjadi 5,5 MW," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-2)