BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah tiga hari telepon seluler milik Tersiani (41) hilang, Wali Kelas VI A, SDN 8 Menteng ini kembali menggelar rapat dengan mengundang para wali murid. Rapat digelar pada Selasa (4/4/2017).

Rapat ulang itu hanya sekadar untuk mengetahui posisi atau tempat duduk guru maupun wali murid yang hadir pada rapat persiapan Isra' Mi'raj yang digelar Sabtu (1/4/2017).

Dari situlah, Tersiani kemudian memiliki sedikit gambaran bahwa wali murid berinisial SS, sebagai terduga pelaku pengutil ponselnya. Namun pada saat rapat ulang itu, SS tidak hadir.

"Jadi pada saat rapat ulang, saya wajibkan datang tidak boleh diwakilkan. Dan duduk di tempat masing-masing seperti semula. Saya tahu ponsel saya diletakan di atas meja dan saksi membenarkan ada di sana. Jadi dari situlah ada gambaran dia pelakunya," sebut Tersiani saat berada di Polres Palangka Raya. Kamis (6/4/2017).

Meski demikian, Tersiani tidak serta merta langsung mencari terduga pelaku. Dia masih mencari bukti-bukti kuat kalau SS pelakunya. Selain itu, dia juga terus mencoba menghubungi SS. (BUDI YULIANTO/B-3)