BORNEONEWS, Sampit - Penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan tenaga surya di Jalan Jenderal Sudirman Sampit kini tidak ada satu yang tersisa karena digondol maling yang beraksi di siang bolong.

“Padahal PJU hanya tersisa satu ini saja, itu pun dicuri lagi, habis sudah tidak tersisa,” kata Jali, warga Jalan Jenderal Sudirman Km 18, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim, Minggu (9/4/2017).

Padahal menurut Jali PJU itu satu-satunya yang tersisa karena dari Jalan Jenderal Sudirman Km 3 - Km 19 banyak yang tidak berfungsi. Penyebabnya sama, yakni digasak maling.

”Kalau yang ada satu di sini selama ini tidak berani dicuri karena di kawasan pemukiman warga, nampaknya mereka tidak kehabisan akal, akhirnya berhasil juga mereka curi,” ujarnya.

Modusnya para pelaku berpura-pura sebagai tenaga perbaikan yang berjumlah tiga orang. Warga sempat bingung satu di antaranya naik keatas melepas penerangan itu. Padahal PJU itu tidak ada masalah.

Setelah beberapa hari kemudian warga baru menyadari ternyata itu kawanan pencuri.

”Kemarin itu serba salah mau ditegur takutnya petugas. Setelah dipikir-pikir masa petugas naik sepeda motor, lampunya tidak ada masalah juga,” ucap Jali.

Mereka menduga tiga orang tersebut adalah spesialis pencuri PJU. Akibat pencurian itu kini tikungan yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Km 18 tersebut gelap gulita. (NACO/B-11)