BORNEONEWS, Sampit - Muhammad Aziz (39) warga Jl Tjilik Riwut Km 39, Kelurahan Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, Palangka Raya, diringkus warga karena nekat merampas kalung emas yang dipakai anak-anak bernama Meme Saskia.
"Saat itu korban sedang ikut ibunya ke pasar, pada saat sang ibu lengah, pelaku langsung merampas kalung korban, hingga membuat korban menangis," ujar Jamilah, salah aatu warga yang melihat kejadian tersebut, Senin (24/4/2017).
Perampasan tersebut terjadi pada Minggu (23/4/2017), di Pasar Minggu, Desa Patai, Kecamatan Cempaga, Kotawaringin Timur (Kotim). Di mana saat itu korban sedang ikut orangtuanya Widia (25) ke pasar tersebut untuk berbelanja.
Tiba-tiba datang pelaku yang langsung merampas kalung emas korban. Hal itupun membuat anak tersebut langsung histeris menangis sambil berteriak. Sang ibu yang mendengar hal itu langsung berpaling dan melihat pelaku yang langsung kabur.
Ibu korbanpun berusaha mengejarnya hingga akhirnya berhasil ditemui. Namun saat ditanyakan olehnya, pelaku tidaknmengakui perbuatannya dan kembali lari. Sehingga ibu korbanpun langsung berteriak maling-maling.
Pengunjung pasar yang mendengar hal tersebut langsung berupaya mengejar pelaku. Hingga akhirnya mereka berhasil menangkapnya. Beruntung saat itu warga tidak langsung main hakim sendiri dan melaporkannya kepada aparat kepolisian.
Saat ini pelaku sudah ditahan, dan masih dalam pemeriksaan mendalam. Apakah perlakuannya tersebut hanya sekali atau ada korban lainnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)








