BORNEONEWS, Buntok – Jajaran Polsek Dusun Hilir menangkap bandar Zenitrh, seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Neti (37), karena terlibat kasus obat-obatan terlarang. Warga Desa Damparan RT 06. RW 02, Kecamatan Dusun Hilir, Barito Selatan (Barsel), pemilik 800 butir Zenith, ditangkap. Sabtu (6/5/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Kita berhasil menangkap kurir atas nama Reno dan Neti merupakan seorang IRT bandar zenith, karena ketahuan memiliki 800 butir obat zenith,” kata Kapolsek Dusun Hilir, Iptu Ratno kepada Borneonews, di Buntok, Senin (8/5/2017).

Penangkapan keduanya berawal dari laporan masyarakat, ada seseorang diduga membawa obat carnophen pharmaceutical atau zenith menggunakan taksii angkutan sungai speed boat. Berdasarkan laporan tersebut, Sabtu (6/5/2017) pihaknya pun melakukan penyelidikan terhadap warga yang datang menggunakan speed boat.
Setibanya di Desa Damparan taxi angkutan sungai tersebut, anggota pun mencurigai seorang laki-laki yang membawa bungkusan plastik putih merk JCO singgah di lanting.

“Kita langsung melakukan penggeledahan terhadap saudara Reno yang juga merupakan warga desa Damparan dari dalam plastik putih ditemukan lagi bungkusan menggunakan plastik hitam sebanyak 80 keping atau 800 butir obat zenit,” ungkap Kapolsek.

Setelah dilakukan pemeriksaan, Reno menyatakan bahwa obat zenith tersebut bukan miliknya. Ia disuruh oleh Neti seorang IRT untuk menunggu di lanting sampai dia mengambil barang tersebut.
Berdasarkan keterangan tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan penangkapan terhadap IRT di rumahnya.

Saat ini, lanjut dia, barang bukti dan kedua tersangka telah diamankan di Mapolsek Dusun Hilir untuk penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang diamankan, Obat carnophen pharmaceutical (Zenith) sebanyak 8 box / 80 keping sama dengan 800 ratus butir, dua plastik warna hitam dan satu plastik warna putih merk JCO.

“Untuk mempertanggungjawabk­an perbuatannya tersangka dikenakan pasal 197 Jo pasal 106 UU RI No. 36/2009 tentang kesehatan,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/N).