BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan pembentukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) bisa terealisasi pada tahun 2017 ini. Sehingga status Badan Narkotika Kabupaten (BNK) bisa berubah.
“Mudah-mudahan tahun ini bisa terbentuk dan kami sudah yakin, apalagi pasilitas penunjang sudah mulai kami siapkan,” ujar Wakil Bupati Kotim Taufiq Mukri yang juga Kepala BNK Kotim kepada Borneonews, Sabtu (13/5/2017)
Ia melanjutkan keinginan pembentukan BNNK tersebut agar pemberantasan narkoba di Kotim ini bisa lebih optimal lagi. Saat ini, peredaran narkoba di Kotim sudah sangat mengkhawatirkan. Peredaran narkoba sudah meluas tanpa membedakan perbedaan status, umur, jenis kelamin, profesi dan lainnya. Bahkan kini narkoba sudah merambah hingga ke desa-desa dan pelosok.
Peredaran narkoba di Kotim, lanjut dia, diperkirakan menjadi yang tertinggi di Kalimantan Tengah. Sehingga dengan adanya hal ini, semua pihak diminta peduli dan berpartisipasi membantu pemberantasan narkoba.
"Upaya yang dilakukan Polres Kotim juga sudah maksimal. Namun upaya pemberantasan narkoba harus ditingkatkan lagi karena peredarannya di daerah ini sudah sangat memprihatinkan. Pembentukan BNN Kabupaten sudah sangat mendesak, guna melawan dan memberantas peredaran narkoba yang makin parah,” kata Taufiq.
Susunan organisasi dan personel sudah rampung. Sekarang diajukan ke BNN Provinsi dan dilanjutkan ke pusat. Mudah-mudahan tidak lama lagi BNN Kabupaten akan terbentuk. (MUHAMMAD HAMIM/B-8)
Pemkab Targetkan BNN Kabupaten Terbentuk 2017 Ini
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba Saat Razia Tempat Hiburan Malam di Katingan
Polres Barito Timur Kembali Ungkap Kasus Narkoba, Lima Tersangka Ditangkaap
Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkotika dan Karhutla
James T. Collins: Hilangnya Bahasa Daerah Ancam Identitas Etnis Dayak Tola'
Bupati Gumas Dukung Polri Berantas Sarang Narkoba secara Berkelanjutan
Pemkab Kobar Dorong Akses Keuangan Merata, UMKM hingga Masyarakat Desa Jadi Sasaran
Komentar (0)
Memuat komentar…







