BORNEONEWS, Sampit - Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Kotawaringin Timur (Kotim) memberikan penyuluhan bahaya narkoba kepada jajaran petugas pemadam kebakaran (Damkar) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten setempat. Dalam penyuluhan itu disebutkan kalangan pengguna hingga pengedar narkoba keluarganya sering berantakan.
"Kami rata-rata setiap bulan mengungkap sekitar 10 kasus, itu yang terungkap saja, belum yang tidak ditemukan barang bukti," kata Kasatreskoba Polres Kotim melalui KBO Ipda Budiman, Senin (5/6/2017) di aula lantai II Setda Kotim.
Dari data tersebut terlihat hampir 99 persen keluarga berantakan. "Berantakan dalam artian kondisi rumah yang tidak jelas, baju kotor disitu berantakan, semua rumah kami geledah tidak mencerminkan seperti rumah. Isinya berantakan semua," kata Budiman.
Itu terjadi menurut Budiman karena otak pengguna tidak lagi melihat masalah kesehatan. "Mereka yang sudah menggunakan narkoba itu sudah rusak, ditanya saja tidak nyambung," tukas pria balok satu dipundaknya itu.
Dari itu Budiman mengajak seluruh masyarakat agar sama-sama memberantas narkoba, karena itu bukan hanya tugas polisi saja, namun tugas semua karena pemberantasan narkoba sudah menjadi program pemerintah.
"Jika melihat barang yang mencurigakan kordinasi dengan kami, termasuk melihat anak-anak maupun keluarga atau tetangga kehidupannya tertutup, suka mengurung diri, bergaul dengan orang itu-itu saja, perhatikan baik-baik, jangan dilapas begitu saja kasihan," tandas Budiman. (NACO/B-5)
Keluarga Pengguna Narkoba Pasti Berantakan
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba Saat Razia Tempat Hiburan Malam di Katingan
Polres Barito Timur Kembali Ungkap Kasus Narkoba, Lima Tersangka Ditangkaap
Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkotika dan Karhutla
Tavares Soroti Penyelesaian Akhir Persebaya Usai Kalah dari PSM
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







