BORNEONEWS, Sampit - Dua orang penjambret berinisial BK dan AR, babak belur digebuki warga saat mereka terjatuh ketika hendak melarikan diri usai merampas tas seorang wanita yang melintas di Jl Tjilik Riwut KM 3,5, depan Stadion 29 November Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim). Korban dua pemuda jambret itu, Yumima alias Mima (38), warga Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kotim. Dia dijambret Rabu (7/6/2017), sekitar pukul 16.00 WIB.

 "Saat itu pelaku berusaha melarikan diri setelah berhasil mengambil tas korban. Namun mereka terjatuh hingga warga sekitar yang geram memukulinya," ujar Amat, salah satu warga yang melihat kejadian tersebut, Kamis (8/6/2017) dini hari.

Beruntung saat itu polisi datang dan mengamankan kedua pelaku. Kedua anak muda itu dibawa ke Mapolsek, guna penyelidikan lebih lanjut.

Sedangkan barang yang berhasil dirampas pelaku yakni sebuah tas yang berisi uang Rp102000, telepon genggam, dan dompet.  

Sedangkan dari informasi yang dihimpun Borneonews.co.id, kejadian tersebut bermula ketika korban sedang melintas di tempat kejadian tersebut menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba dari arah samping kanan datang kedua pelaku yang mengendarai Yamaha Zupiter, hingga memepetnya.

 Setelah jarak mereka semakin dekat, tiba-tiba salah satu dari tersangka merampas tas korban yang ditaruh di boks motor depan. Hal itupun membuat Mima kaget, dan langsung berteriak maling-maling. Rupanya teriakan korban membuat jambret itu panik. Sehingga merekapun berusaha memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi.  

Tetapi, mereka tidak dapat mengendalikan motornya, hingga terjatuh. Warga yang melihat kejadian tersebut bergegas menghampiri dan beberapa dari mereka melayangkan bogem mentah. Beruntung saat itu polisi langsung sigap dan mengamankan kedua tersangka. 

Saat ini keduanya berada di Mapolsek Baamang, untuk penyelidikan lebih lanjut. Guna mengetahui apakah mereka juga beraksi ditempat lain atau tidak. (MUHAMMAD HAMIM/N).