BORNEONEWS, Sampit - Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Muchtar Supiandi Siregar mengimbau warga yang akan mudil lebaran  waspadai saat meninggalakn rumah dalam keadaan kosong. Sebab bisa saja kondisi tersebut dimanfaatkan oleh pelaku tindak kriminal.

"Jangan tinggalkan rumah begitu saja, namun titipksn dengan tetangga, karabat, atau ketua Rt setempat. Sehingga ada yang mengawasi dan menjaganya," ujar Muchtar, Kamis (22/6/2017).

Dengan cara seperti itu, maka pencurian dapat terhindari. Karena maling akan berpikir panjang untuk beraksi. Walaulun rumah itu tidak ada penghuninya.

Selain kepada tetangga dan RT, warga juga diminta untuk menginformasikan kepada pihak polsek maupun polres, jika ada rumah yang ditinggalkan mudik. Dengan adanya laporan itu, maka pihak kepolisian dapat memetakan wilayah mana saja yang banyak rumah kosong ditinggal mudik pemiliknya. Sehingga pihak aparat dapat melakukan patroli di wilayah-wilayah tersebut, untuk mencegak aksi pencurian.

"Itu salah satu cara yang kami lakukan, guna menghindari terjadinya pencurian. Jadi waega jangan takut lapor kepada kami, karena kami siap memberikan pelayanan," kata Muchtar.

Saat ini, jajaran Polres Kotim melakukan pengetatan pengamanan, guna mencegah terjadinya tindak kejahatan dalam bentuk apapun. Seperti aksi premanisme, peredaran narkoba, pencurian dan lain sebagainya.

Hal itu dikarenakan, menjelang lebaran Idul Fitri seperti ini, biasanya aksi tindak kejahatan seperti pencurian kerap terjadi. Pelaku memanfaatkan kondisi rumah kosong yang ditinggalakan mudik oleh pemiliknya. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)