BORNEONEWS, Buntok - Ternyata Ardiansyah (26 tahun), warga Desa Teluk Mampun, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, yang tertangkap mencuri dompet dan cincin dari toko Mariatul di Jalan Pelita Raya, Kamis (6/7/2017), merupakan spesialis maling dompet.
Pasalnya, sehari sebelumnya, yaitu pada Rabu (5/7/2017) siang, Ardiansyah juga mencurian dompet, helm, dan telepon seluler di sebuah warung makan di Jalan Merdeka Raya, Buntok.
Korbannya saat itu Asnah (47 tahun), pedagang. Asnah pun harus menderita kerugian uang tunai sekitar Rp5,1 juta ditambah helm dan ponsel.
"Terungkapnya tersangka saat ditangkap mencuri dompet di toko. Setelah diinterogasi dia juga mengakui telah melakukan pencurian di sebuah warung makan di Jalan Merdeka Raya, Buntok pada Rabu (5/7/2017)," kata Kapolsek Dusun Selatan AKP Budiono kepada Borneonews, Senin (10/7/2017) malam.
Kapolsek menceritakan, kronologi kejadian pada Rabu (5/7/2017), yakni sekitar pukul 12.25 WIB, korban Asnah dan pemilik warung makan pergi ke dapur sebentar.
Perempuan 47 tahun itu terkejut bukan kepalang karena setelah kembali ke depan ternyata dompet dan ponselnya yang diletakan di dalam helm di meja warung sudah hilang.
Asnah pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Dusun Selatan. Keesokan harinya pelaku berhasil ditangkap polisi, namun terkait kasus lain yaitu mencuri dompet dan cincin milik Mariatul, pemilik toko di Jalan Pelita Raya, Buntok.
"Untuk kasus pencurian dompet dan cincin prosesnya di Polres Barito Selatan. Sementara itu, pencurian dompet, helm, dan ponsel dengan TKP warung makan di Jalan Merdeka Raya, penanganannya di Polsek Dusun Selatan," AKP Budiono.
Saat ini pelaku sudah diamankan dan dijerat dengan Pasal 362, KUHP. (URIUTU DJAPER/B-3)








