BORNEONEWS, Buntok - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jaraga Sasameh Buntok, Kabupaten Barito Selatan belakangan ini terkesan kurang aman. Lantaran helm sering kali hilang.

Hilangnya helm ini diduga dicuri maling yang sering bergentayangan melakukan aksinya di rumah sakit. Celakanya, helm yang dicuri itu rata-rata milik keluarga pasien rawat inap yang memarkir motornya di samping kiri RSUD Jaraga Sasameh tepatnya bersebelahan dengan Jalan Melati Buntok.

Salah satu korbannya adalah Deni Liwan (38 tahun), warga Buntok. “Saya terkejut setelah pagi-pagi mengetahui helm di motor saya hilang. Saat itu saya berniat pulang setelah bermalam di rumah sakit menemani ibu yang sedang rawat inap,” kata Deni kepada Borneonews.co.id, Jumat (14/7/2017).

Dia menanyakan kepada petugas parkir. Dijawab petugas parkir hanya sampai pukul 23.00 WIB setelah itu tidak dipungut karena tidak dijaga lagi.

Nasib sial juga dialami Julius. Dia bermalam di RSUD Jaraga Sasameh menemani anaknya yang sedang. Ternyata saat pagi hari helm-nya sudah tidak ada di motor.

Deny maupun Yulius sangat menyesalkan adanya aksi pencurian ini. Infornasinya kehilangan helm ini juga banyak melanda warga yang lain saat menemani keluarganya yang rawat inap.

Sementara itu Direktur RSUD Jaraga Sasameh Buntok, Yardi Nazar mengtakan lokasi hilangnya helm bukan di lokasi parkir yang disarankan, sehingga luput dari pengawasan.

“Kami imbau bagi keluarga pasien yang bermalam supaya memarkirkan kendaraannya seperti yang telah disarankan guna menghindari tindak pencurian,” ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)