BORNEONEWS, Puruk Cahu - Perhatian dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba tampaknya harus lebih ditingkatkan lagi. Sebab, dana yang dianggarkan untuk tahun ini saja hanya senilai Rp30 juta saja.
Anggota sekretariat BNNK Mura yang berada di Bagian Hukum Sekertariat Daerah Mura, Sinar Gumeri mengatakan, dana sebesar itu digunakan untuk pencetakan stiker, spanduk dan pembelian teskit untuk tes urine.
"Kesulitan kami di sini karena yang utama, anggarannya sangat kecil untuk melakukan kegiatan dan dana hibah untuk BNNK posisi anggarannya berada pada Bidang Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) pada Setda Mura," ungkap Sinar, Kamis (10/8/2017).
Sinar Gumeri mengaku, hanya satu kali mendapatkan laporan penangkapan Narkoba sampai bulan ini. Bahkan, data pasien korban pengguna narkoba yang sudah direhabilitasi di RS Puruk Cahu saat ini pun tidak diketahui.
"Kami di sekretariat BNNK Mura ini pun tidak punya data, sepengetahuan saya hanya kegiatan percetakan stiker, pemasangan spanduk dan beberapa kali sosialisasi," sebut Sinar lagi.
Dirinya berharap, di tahun depan ada peningkatan khusus untuk penyediaan anggaran untuk kegiatan BNNK agar kegiatan di lapangan lebih ditingkatkan lagi. Karena tidak bisa kami tutupi bahwa penyalahgunaan narkoba di daerah Kabupaten Murung Raya cukup meresahkan.
"Paling tidak ada sosialisasi, penyuluhan yang dilakukan langsung oleh BNNK Mura utamanya ke sekolah-sekolah, dan organisasi masyarakat ataupun komunitas-komunitas masyarakat lainnya," papar Sinar lagi. (SUPRIADI/B-2)
Dana Pencegahan Narkoba di Murung Raya Hanya Rp30 juta
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba Saat Razia Tempat Hiburan Malam di Katingan
Polres Barito Timur Kembali Ungkap Kasus Narkoba, Lima Tersangka Ditangkaap
Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkotika dan Karhutla
Polres Barito Timur Kerahkan 38 Personel Padamkan Karhutla di Murutuwu
Veda Ega Sebut Tugasnya Belum Usai Setelah Berada di Pole Position
Sembilan Hari Risnayati Hilang, Pencarian Terkendala Kabut Asap Karhutla
Komentar (0)
Memuat komentar…







