BORNEONEWS, Sampit - Untung menggiurkan hingga akses mudah mendapatkannya membuat TMS alias Ib menggeluti bisnis jual zenith. Hanya dengan pemesan via telepon, uang dikirim sesuai pesanan, zenith langsung diantar ke rumahnya.
Pengakuan warga Jalan Ongko Balai RT 6 RW 5 Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotim itu ia memesan zenith kepada seorang yang tidak ia kenal yang tinggal di Sampit.
Sekali pesan menurut tersangka rata-rata 2.000 butir, bahkan saat diamankan pada Kamis (18/5/2017) sekitar pukul 13.30 WIB di kediamannya ditemukan 182 butir zenith itu merupakan sisa penjualan dari 2.000 butir.
Bahkan pengakuannya ia sudah dapat untung sekitar Rp4,5 juta. Namun, petugas hanya berhasil mengamankan hasil penjualan sebesar Rp590 ribu saja, lantaran selebihnya sudah habis digunakan.
"Uangnya sudah saya gunakan untuk bayar utang dan memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata tersangka saat pelimpahan berkas tahap II di Kejari Kotim.
Saat diamankan petugas dari tangan tersangka diamankan 182 butir zenith yang belum laku terjual dan 8 butir zenith diamankan dari Rizal yang waktu itu membeli zenith dikediaman tersangka serta uang pembelian dari Rizal sebesar Rp40 ribu, dan uang hasil penjualan lainnya sebesar Rp590 ribu.
Perempuan yang mengenyam pendidikan sampai kelas 2 SMA itu mengaku sudah lama menjadi pengedar zenith, yakni sejak Januari 2017 lalu, hingga akhirnya perbuatannya terendus aparat. (NACO/B-11)
Pesan Via Telepon, Uang Dikirim, Zenith Langsung Diantar
Bagikan:
SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba Saat Razia Tempat Hiburan Malam di Katingan
Polres Barito Timur Kembali Ungkap Kasus Narkoba, Lima Tersangka Ditangkaap
Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkotika dan Karhutla
KPK Periksa Direktur L&G Insurance Broker Sebagai Saksi Kasus Jasindo
Polres Lamandau Tangani 3 Kasus Karhutla, Luas Lahan Terbakar Capai 7,3 Hektare
Telur, Cabai dan Sayuran Ludes Terjual di Pasar Murah Kobar
Komentar (0)
Memuat komentar…







