BORNEONEWS, Sampit - As alias Ham, seorang kakek berusia 55 tahun, mengaku keuntungan jual zenith mencapai hingga dua kali lipat, hasilnya untuk ia gunakan untuk beli perabotan rumah tangga seperti kulkas hingga genset. Itu ia utarakan kepada hakim yang diketuai Muslim Setiawan dan JPUi Kejari Seruyan Made Ray Adi Martha, Rabu (4/10/2017).
"Satu boks saya beli Rp260 ribu , lalu saya jual Rp500 ribu per boks, saya dapat zenith dari orang Sampit, Indarni ia antar langsung barang ke tempat saya," kata terdakwa.
Kakek tersebut diamankan pada 6 Agustus 2017 lalu di kediamannya Desa Ayauan, Seruyan usai menjual dua keping zenith, selain mengamankan dua keping zenith itu, dari hasil penggeledahan turut diamankan tiga keping zenith yang belum laku terjual di dalam rumah terdakwa.
Terdakwa mengaku menggeluti usaha jual zenith sudah berlangsung sekitar 2 tahun, usaha itu ia lakukan lantaran melakukan kerjaan lain ia mengaku sudah tidak sanggup lagi dengan alasan sudah tua.
"Cari kerjaan lain, jangan jualan seperti ini apalagi saudara sudah tahu menjual obat ini dilarang kenapa dilakukan, anak sudah berkeluarga juga tidak ada tanggungan lagi, cari kerjaan lain banyak," tukas hakim kepadanya.
Pelanggan terdakwa selama jadi pengedar sudah banyak, termasuk anak-anak yang putus sekolah. "Sekali ambil zenith saya bisa sampai 15 boks," terangnya. (NACO/B-5)
Untung Dua Kali Lipat, Hasil Jual Zenith dari Kakek Ini untuk Beli Perabot Rumah
Bagikan:
SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba Saat Razia Tempat Hiburan Malam di Katingan
Polres Barito Timur Kembali Ungkap Kasus Narkoba, Lima Tersangka Ditangkaap
Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkotika dan Karhutla
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Komentar (0)
Memuat komentar…







