BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Keluarga Orangutan yang tersesat di kebun warga Desa Asam Baru Kecamatan Danau Seluluk Kabupaten Seruyan akhirnya menemukan rumah barunya, Jumat (6/10/2017). Keluarga orangutan yang terdiri dari Orangutan jantan berusia sekitar 12 tahun, betina berusia sekitar 20 tahun dan bayi orangutan berusia sekitar 3 tahun dilepasliarkan di kawasa Tanjung Harapan di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).
Kepala BKSDA SKW II Pangkalan Bun Agung Widodo menjelaskan pelepasliaran orangutan tersebut dilakukan lantaran sifat liar mereka masih tinggi. "Pasca dievakuasi dari kebun warga, orangutan tersebut sempat dikarantina dan diperiksa kesehatannya di Orangutan Care Center Quarantine (OCCQ) di Desa Pasir Panjang. Karena dianggap sehat, proses translokasi langsung dilakukan ke Tanjung Harapan TNTP," jelas Agung.
Sekadar diketahui, keluarga orangutan tersebut dievakuasi pascalaporan warga Desa Asam Baru pada Rabu (4/10/2017). Keesokan harinya tim rescue Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun dan Orangutan Foundation International (OFI) mendatangi TKP dan mengamankan orangutan tersebut.
Dengan menggunakan peluru bius, tim rescue melumpuhkan orangutan tersebut. Tim rescue melumpuhkan tiga ekor. Seusai dibius, tim kemudian melakukan penimbangan berat badan primata tersebut.
Hasilnya diketahui, seekor orangutan berjenis kelamin jantan memiliki berat 33 Kg dan berusia sekitar 12 tahun. Setelah itu, seekor orangutan betina memiliki berat 40 Kg berusia sekitar 20 tahun dan seekor bayi orangutan berjenis kelamin betina berusia 3 tahun. (WAHYU KRIDA/B-2)
Keluarga Orangutan yang Nyasar di Kebun Warga, Menemukan Rumah Baru
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Orangutan yang Ditemukan di Hutan Sekitar Area Operasional SSMS Dilepasliarkan ke Suaka Margasatwa Lamandau
Orangutan Ditemukan di Hutan Sekitar Operasional SSMS, Langsung Dikoordinasikan ke BKSDA
Orangutan Aset Bangsa, tapi Apakah Sudah Jadi Tuan Rumah di Negaranya Sendiri
Deretan Satwa Dilindungi Dilaporkan Terdampak Karhutla di Kotim
21 Orangutan Jadi Indikator Penting Kondisi Hutan Masoraian
Orangutan Masoraian Butuh Hutan yang Tetap Terjaga
Komentar (0)
Memuat komentar…







