BORNEONEWS, Sampit - Alasan tidak ada kerjaan lain membuat AJ alias Ik (29) nekat menggeluti usaha penjualan zenith dan dextro. Itu ia sampaikan saat pelimpahan berkas tahap II dari Polsek Cempaga ke Kejaksaan Negeri Kotim, Kamis (2/11/2017).
"Pernah memasukan lamaran namun tidak dipanggil-panggil juga sampai sekarang, makanya kerjaan ini saya lakukan," kata Ik.
Hingga dua tahun ia menggeluti usaha sampai akhirnya diamankan oleh apara kepolisian pada Jumat(8/9/2017) di Jalan Tjilik Riwut Km 34 gang Antasari, Desa Cempaka Mulia Barat, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim.
Dari kediaman tersangka ditemukan Zenith yang ia simpan di laci rak televisi sebanyak 1.094 dan 1.488 butir dextro dan uang hasil penjualan Rp232 ribu.
Pengakuan tersangka zenith dan dextro itu didapat dari seorang pengedar yang tidak ia kenal, di mana si penjual kepadanya datang langsung ke rumahnya menawarkan obat-obat darftar G tersebut.
"Satu boks obat itu saya ambil keuntungan Rp100 ribu, kadang sehari bisa habis seboks kadang bisa gak habis," kata tersangka.
Untuk penjualan obat tersebut tersangka menjualnya secara ecer, bahlan ia menyiapkan plastik klip secara khusus untuk menyimpan pil tersebut. "Kalau zenith itu sebutir saya jual Rp3.500," ucapnya
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dihadapan hukum tersangka dijerat dengan Pasal 197 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Kesehatan. (NACO/B-5)
Berdalih tak Ada Kerjaan Lain, Pria Ini Dua Tahun Jualan Zenith dan Dextro
Bagikan:
SAMPIT –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba Saat Razia Tempat Hiburan Malam di Katingan
Polres Barito Timur Kembali Ungkap Kasus Narkoba, Lima Tersangka Ditangkaap
Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkotika dan Karhutla
Klinik Bersalin di Palangka Raya Bisa Terbitkan KIA hingga Perubahan KK untuk Anak Baru Lahir
Maidi Divonis 5 Tahun dalam Perkara Pemerasan Berkedok CSR
Harga Cabai Rawit Merah Rp90 Ribu per Kg, Pemkab Kobar Siapkan Bantuan Bibit
Komentar (0)
Memuat komentar…







