BORNEONEWS, Sampit - Wadir Polair Polda Kalteng AKBP Denny Haryadi meminta kepada masyarakat yang tinggal di tepi Sungai Mentaya, terutama yang tinggal di Kecamatan Mentaya Hilir Utara hingga Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) ini agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di tepi sungai.
Hal itu karena saat ini buaya sudah sering menampakkan diri. Bahkan sudah sering naik ke permukiman warga.
"Kita imbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai. Bahkan kalau bisa hindari saja aktivitas yang bersentuhan langsung di Sungai Mentaya, terutama di daerah rawan buaya. Karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan," ujar Denny, Rabu (8/11/2017).
Dia juga mengungkapkan bahwa hindari beraktivitas di sungai saat malam hari, karena kemunculan buaya tidak terlihat, sehingga bisa saja hewan tersebut mengintai dan melakukan penyerangan.
Sosialisasipun terus dilakukan oleh pihaknya terhadap masyarakat yang tinggal di tepi sungai. Mereka juga meminta kepada orangtua agar selalu menjaga anak-anak mereka.
"Jangan sampai dibiarkan bermain di tepi sungai sendirian. Karena sangat berbahaya, apalagi yang tidak bisa berenang. Ditakutkan tenggelam di sungai," katanya.
Sementara itu dalam beberapa pekan terakhir ini buaya memang sering muncul di perairan Sungai Mentaya.
Bahkan hewan tersebut tidak lagi takut menampakkan dirinya. Karena sudah sering muncul di tepi sungai baik itu siang maupun malam hari.
Sejumlah ternak dan peliharaan warga juga menjadi santapan buaya tersebut. Bahkan hewan itu sudah ada yang naik ke teras maupun kolong rumah warga. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)








