BORNEONEWS, Sampit - Belakangan ini dunia gelap transaksi zenith cukup menghebohkan khususnya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pasalnya sejak sepekan terakhir ini harganya mencapai Rp140 ribu per keping (10 biji).
"Padahal biasanya hanya Rp30 ribu saja sekeping, ini naik berkali-kali lipat," kata warga berinisial R yang merupakan salah seorang pengguna yang mengaku sudah berhenti memakai pasca harganya mahal.
Meski demikian, menurut warga Kecamatan MB Ketapang ini para pengguna yang ketagihan dengan obat-obat tersebut tetap memburunya. Bahkan sejumlah pengedar di wilayah Kecamatan Baamang beberapa hari lalu menurutnya menjual zenith sekeping hingga Rp150 ribu.
"Sempat tembus diharga Rp150 ribu sekeping, katanya harga naik karena barang kosong, barang yang biasanya dibawa dari Palangka Raya dan Banjarmasin tidak bisa tembus sampai ke sini," ujarnya Senin (20/11/2017).
Menurut R sejumlah pengguna yang tidak sanggup membeli zenith dengan harga semahal itu nampaknya tidak kehabisan akal, mereka beralih membeli minuman keras jenis arak. "Yang laku sekarang arak, bahkan penjual arak itu menghabiskan 3-5 dus arak itu sehari saja," katanya.
Harga obat daftar G yang sudah dicabut izin edarnya disejumlah wilayah dalam kota Sampit dijual dengan harga bervariasi, seperti di wilayah Jalan Jenderal Sudirman, menurut seorang pengguna berinisial UN sejak sepekan lalu harga zenith naik mencapai harga Rp100 ribu per keping.
"Biar naik tetap saja dibeli, katanya karena barang kosong makanya harganya naik," tegasnya. (NACO/B-5)
Harga Zenith Sekeping Capai Rp140 Ribu tapi Masih Banyak yang Memburu
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Polisi Temukan 8 Orang Positif Narkoba Saat Razia Tempat Hiburan Malam di Katingan
Polres Barito Timur Kembali Ungkap Kasus Narkoba, Lima Tersangka Ditangkaap
Kampung Bebas Narkoba di Selat Utara Jadi Ruang Edukasi Bahaya Narkotika dan Karhutla
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







