BORNEONEWS, Kasongan - Bupati Katingan Sakariyas sangat marah dengan maraknya kasus pencurian ternak sapi. Terlebih belum ada satu pun pelaku pencurian sapi yang berhasil ditangkap.

"Kalau ada pelaku pencuri sapi ini tertangkap, ikat saja lehernya dengan tali, lalu ditarik dengan sapi biar kapok," kata Sakariyas, Senin (18/12/2017).

Dia menuturkan berdasarkan informasi yang diterima, sejauh ini sudah ada sekitar 50 ekor sapi warganya yang dicuri. "Terakhir saya dapat informasi kemarin di Desa Tumbang Liting, ada empat ekor sapi yang hilang," kata dia.

Menurutnya masyarakat yang memelihara sapi sejauh ini tidak jarang adalah memelihara milik warga dengan sistem bagi hasil. "Rata-rata mereka orang tidak mampu, tapi ternaknya dicuri," sesal Sakariyas.

Selain sapi, Sakariyas juga mengaku kerap kehilangan anjing piaraannya.  "Kepada warga yang memiliki ternak sapi dan lainnya menjelang Natal dan tahun baru ini agar dijaga, sebab tidak menutup kemungkinan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan," pesannya.

Selain itu, prang nomor satu di Katingan ini juga mengimbau kepada lapisan masyarakat agar mengaktifkan kembali siskamling.

"Kita juga minta kepada aparat agar meningkatkan patroli, kapan perlu mobil-mobil box yang masuk Kasongan setelah jam 10 malam tidak boleh lewat dulu, ini untuk mengantisipasi kasus pencurian termasuk pencurian sapi," imbuhnya. (ABDUL GOFUR/B-11)