BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kehebohan terjadi di Cafe Salsa, Jalan Iskandar, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Jumat (22/12/2017) malam.
Penyebabnya, sekitar pukul 22.30 WIB, seorang pengunjung cafe bernama Dadang, memergoki dua orang remaja laki-laki berupaya mencuri helm.
Kedua remaja tanggung itupun diringkus. Saat diintrogasi, keduanya warga Kecamatan Kumai.
"Saat itu saya melihat gerak-gerik mencurigakan kedua remaja tersebut. Mereka terlihat memarkirkan motor matik yang dikendarai dan ngobrol berdua di parkiran. Tiba-tiba mereka mengambil helm dari salah satu motor yang terparkir di tempat itu," cerita Dadang.
Tidak mau kecolongan, Dadang langsung membentak keduanya.
"Saat pelaku mengambil helm, saya langsung bentak. Hei kenapa kamu ambil helm, mau mencuri ya," ujar Dadang.
Awalnya kedua remaja itu membantah telah mengambil helm.
"Namun setelah didesak keduanya mengaku memang sengaja mengambil helm lantaran mereka juga kehilangan helm. Dari mulut mereka aroma minuman keras sangat jelas tercium. Selain itu, di motor yang mereka kendarai juga ditemukan arak (minuman keras) yang sisa setengah," sebutnya.
Dadang menyebut kedua remaja itu termasuk beruntung tidak menjadi korban amuk massa.
"Tidak lama kemudian, salah seorang pengunjung cafe menghubungi petugas di Polsek Arut Selatan (Arsel). Beberapa saat kemudian polisi datang ke TKP dan membawa MM dan T ke Polsek Arsel," ungkapnya.
Dadang mentuturkan, para pengunjung memang sangat kesal dengan kelakuan para pencuri helm di parkiran Cafe Salsa.
"Beberapa jam sebelum kami menangkap pencuri helm, salah seorang pengunjung juga kehilangan helmnya. Memang sudah sering kali terjadi pencurian di parkiran ini," ujarnya. (WAHYU KRIDA/B-3)








