BORNEONEWS, Sampit - Dua orang berinisila R (34) dan S (25) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah diduga terlibat kasus pencurian ribuan liter bahan bakar minyak jenis solar milik PT Pelindo III Cabang Sampit, Selasa (26/12/2017).
Kejadian bermula saat R alias D, yang merupakan karyawan PT Portek (anak perusahaan PT Pelindo III Sampit) sedang piket di pelabuhan Bagendang PT Pelindo III Cabang Sampit Km 23, Kelurahan Bagendang Hulu, Kecamatan Mentaya Hilir Utara.
Dengan menggunakan kendaraan roda empat yang sudah dimodifikasi untuk menampung ribuan liter minyak, S warga Jalan Pelita Barat Sampit itu bersekongkol dengan D untuk memastikan areal pelabuhan dalam keadaan sepi.
Setelah dinyatakan aman, S pun langsung menuju tangki penyimpanan solar yang ada di areal pelabuhan. Ia pun melancarkan aksinya dengan menggunakan selang yang terhubung ke dalam tangki ukuran 1000 liter di dalam mobil yang digunakannya. Bukan hanya ditangki itu saja, S juga sempat mengisi dua jeriken ukuran 35 liter hingga penuh.
"Sepertinya sudah direncanakan dari awal. Mereka (kedua pelaku) mencuri solar dengan mobil yang sudah dimodifikasi hingga tangkinya dapat menampung banyak solar," ucap Aat, salah seorang Satpam yang pertama kali melihat tersangka mencuri solar, Rabu (27/12/2017).
Aat pun melaporkan kejadian tersebut kepada beberapa rekan kerjanya. Saat hendak keluar dari areal pelabuhan, beberapa orang satpam menghentikan kendaraan yang digunakan pelaku. Setelah diperiksa ditemukan ribuan solar, kedua pelaku pun diamankan dan selanjutnya dilaporkan ke Polisi Sektor Kawasan Pelabuhan Mentaya (Polsek KPM).
"Semuanya sudah kami serahkan ke Polsek KPM, baik itu pelaku maupun barang buktinya," lanjut Aat. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)








