BORNEONEWS, Palangka Raya - Hampir setiap hari Kota Palangka Raya selalu diguyur dengan hujan deras. Hal ini mengakibatkan sejumlah jalan protokol digenangi air.
Pengendara pun akan kesulitan menentukan mana jalan yang layak dilalui mana pula yang tidak. Apalagi jika si pengendara tidak mengenal kondisi jalan yang dilintasinya itu.
Untuk itulah, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Palangka Raya selalu aktif turun ke jalan, mengatur arus lalu lintas di tengah genangan air. Anggota tidak lagi memandang turunnya hujan, yang penting masyarakat merasa aman dan nyaman.
Di satu sisi, anggota juga menemukan bahwa genangan air itu terjadi lantaran saluran drainase tidak berjalan normal.
"Kita tetap menertibkan arus lalu lintas meskipun hujan. Ini merupakan bukti siap siaga kami dalam melayani masyarakat terutama di saat jam sibuk atau rawan," kata Kapolres Palangka Raya AKBP Timbul Rein Krisman Siregar melalui Kasat Lantas AKP Suprapto, Kamis (11/1/2018) sore.
Ia menuturkan, ada beberapa jalan yang selalu digenangi air pasca hujan turun kendati hanya dua jam. Seperti Jalan Tambun Bungai, RA Kartini, Yos Sudarso dan Temanggung Tilung.
"Kami tetap melayani masyarakat dengan baik. Dalam kondisi hujan maupun jalan yang digenangi air, dapat menimbulkan kerawanan. Misalnya pengendara tidak dapat melihat adanya lubang di jalan dan tidak melihat badan jalan. Kemudian apabila depan mogok, juga dapat menimbulkan kemacetan," bebernya.
Kasat Lantas berharap, instansi terkait bisa turun langsung ke lapangan untuk mengatasi masalah saluran drainase yang tersumbat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dalam berkendara apalagi ditengah jalan yang digenangi air.
Sementara itu, genangan air juga masih terjadi di Jalan Trans-Kalimantan arah Palangka Raya - Bukit Rawi. Meski demikian, pengendara masih bisa melintas walaupun harus selalu berhati-hati. (BUDI YULIANTO/B-6)








