BUNTOK –

BORNEONEWS, Buntok - Kepolisian Resor (Polres) Barito Selatan (Barsel), masih menyelidiki penyebab kematian orangutan, yang bangkainya ditemukan mengapung di sekitar Jembatan Kalahien pada Senin (15/1/2018) lalu.

“Kita masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa puluhan saksi terkait kematian orangutan,” kata Kapolres Barsel AKBP Eka Syarif Nugraha Husen, Jumat (26/1/2018).

Eka Syarif mengatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan di TKP, serta daerah yang diduga menjadi tempat eksekusi satwal dilindungi tersebut.

Adapun berkaitan dengan TKP pembunuhan tersebut, polres bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng. 

“Kita sudah memeriksa dan melakukan penyelidikan baik di daerah Kecamatan Dusun Selatan sampai Dusun Utara. Semoga ada titik terang,” jelas dia.

--page

Selain itu, pihaknya juga meminta bantuan ke Polres Barito Utara dan Polres Murung Raya, untuk kepentingan penyelidikan. Dengan harapan, dalam waktu dekat segera terungkap penyebabnya. (URIUTU DJAPER/B-11)