PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Upaya Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palangka Raya dalam memberikan edukasi bahaya narkoba mendapat apresiasi dari tokoh agama. Sebab, ini dinilai sangat membantu mencegah penyalahgunaan peredaran gelap narkoba.

"Kami sangat mengapresiasi karena ini sudah darurat narkoba," kata seorang Pendeta Protestan, Semmy kepada borneonews.co.id, Kamis (1/2/2018) malam.

Demi membantu tugas berat yang diemban BNN, Semmy mengajak tokoh agama dan masyarakat untuk bersatu memberantas narkoba. Dengan demikian, angka penyalahgunaan maupun peredaran dapat ditekan.

Di sisi lain, Semmy berharap penyuluhan yang digagas BNNK itu rutin digelar. "Dan memaparkan perkembangan narkoba serta bahayanya kepada masyarakat," tuturnya.

--page

Sebelumnya, Semmy mengikuti kegiatan penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Hotel Royal Global.

Kegiatan itu menghadirkan puluhan peserta dari tokoh agama dan masyarakat. Kepala BNNK Palangka Raya Muhammad Soedja'i langsung jadi pemateri. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan spanduk stop narkoba kepada para tokoh. (BUDI YULIANTO/B-2)