SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit- Pelajar kelas IX salah satu SMP di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur diamankan warga lantaran menjual ternak hasil curiannya melalui Facebook.

Melalui akunnya, ia menawarkan kelinci curiannya. Salah satunya dicuri di Gang Ayu Wandiri, Jalan H Imbran, Kelurahan Ketapang, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim.

"Kami kenal dengan kelinci yang dia curi itu," kata Karlianur, warga yang ikut mengamankan pelaku, Rabu (21/2/2018).

Warga yang curiga lalu berpura-pura menjadi pembeli. Yakin dengan calon pembelinya, pelajar SMP swasta itupun memberitahukan alamatnya. Hingga dia diamankan.

"Kami pancing dia pura-pura sebagai pembeli, dari situ kami berhasil mengamankannya," kata warga yang lain.

--page

Dari pengakuan tersangka, ia beraksi tidak sendiri. "Katanya ada temannya, saat ini posisi temannya ada di Kelurahan Sawahan," ucap warga.

Pelaku juga mengaku sudah beberapa kali beraksi. Bahkan dari tiga ekor kelinci yang diamankan dari baraknya, dua ekor di antaranya hasil curian tempat berbeda.

Kepada warga, pelaku mengaku menjual kelinci hasil curiannya seharga Rp100 ribu per ekor. Padahal harga normalnya bisa mencapai Rp500 ribu per ekor.

Sebelumnya diamankan warga, pelaku sudah berhasil menjual satu ekor kelinci. Pelaku diduga masuk dalam jaringan pencuri ternak warga. (NACO/B-3)