SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi I DPRD Kotawaringin Timur, Abdul Khalik, mendesak agar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) segera dibentuk di daerah ini. Keberadaannya penting dalam rangka memerangi peredaran narkoba.

"Di daerah ini belakangan dianggap sebagai peredaran narkoba terbesar di Kalteng. Harus segera dibentuk BNNK, jangan ditunda-tunda lagi. Itu kebutuhan mendesak daerah saat ini," kata Khalik, Kamis (8/3/2018).

Soal narkoba menurutnya jangan main-main, karena merupakan ancaman serius. Sehingga, harus secara bersama-sama diperangi, agar peredarannya tidak semakin merajalela.

Khalik juga meminta pemkab untuk mendukung keberadaan ormas yang bergerak di pencegahan narkoba. Salah satunya mendukung dari sisi anggaran.

Kondisi di Kotim saat ini yang sudah darurat narkoba maka dari itu harus diperangi bersama. Saatnya, sektor yang memerangi itu dari berbagai unsur termasuk masyarakat harus terlibat.

--page

Abdul Khalik menyebutkan, mafia narkoba itu sangat kuat. Bahkan bisa memengaruhi sektor pemerintahan, sebab mereka punya akses kemanapun. Dan yang bisa menumbangkan kekuatan mafia itu, adalah kekuatan dan persatuan masyarakat di seluruh lini.

"Adanya sikap apatis selama ini dalam rangka memerangi narkoba, membuat para bandar semakin merajalela," ucapnya.

Sekarang penegak hukum punya kontak person. Begitu juga masyarakat diizinkan menangkap lalu diserahkan kepada penegak hukum disertai dengan barang buktinya. (NACO/B-11)