SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Jajaran Polsek Ketapang diback up Tim Resmob Polres Kotim berupaya mengungkap kasus pemecahan kaca mobil milik kontraktor di Sampit berinisial S, Kamis (8/3/2018), di Jalan S Parman, Kecamatan MB Ketapang.

Kapolsek Ketapang AKP Todoan Gultom mengatakan, polisi melakukan penyelidikan mulai dari aktivitas korban sebelum peristiwa itu terjadi.

Sejauh ini, ada tiga warga sekitar lokasi kejadian di Jalan S.Parman, Kecamatan MB Ketapang, yang dimintai keterangannya terkait peristiwa tersebut.

"Kami sudah melakukan lidik. Dan ada tiga orang warga yang dimintai keterangan dan dijadikan saksi mata," ucap Gultom, Kamis (8/3/2018).

Gultom melanjutkan, pihaknya masih belum bisa mengetahui identitas maupun ciri-ciri pelaku. Serta belum dapat menetapkan motif pelaku melakukan pemecahan kaca jendela mobil samping kiri milik korban.

"Motifnya masih belum bisa disimpulkan, apakah pencurian atau bukan. Sebab uang senilai Rp 70 juta yang disimpan korban di dalam mobilnya tidak hilang. Entah ini kasus balas dendam ataupun tidak, kami belum dapat memastikannya. Namun kami akan terus berupaya mengungkap kasus ini," jelas Kapolsek Ketapang.

Pemecahan kaca tersebut diduga menggunakan sebuah benda berdiameter kecil dan panjang seperti obeng. Dugaan tersebut didapat lantaran ada bekas congkelan dan lecet pada karet bingkai kaca mobil tersebut. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-11)