BORNEONEWS, Sampit - RN alias Ban (23) mengaku sudah dua kali mencuri telepon seluler (Ponsel) di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr Murjani Sampit.
"Saya baru dua kali mencuri ponsel di rumah sakit. Saya lihat ada ponsel jauh dari pemiliknya maka langsung saya ambil," ucap Ban saat dibincangi Borneonews, saat diperiksa di Polsek Ketapang, Kamis (22/3/2018).
Menurut Ban, aksi pencurian itu dilakukannya seorang diri. Pada awalnya ia tidak ada niat untuk mencuri di rumah sakit itu. Namun pada saat menjenguk salah seorang temannya, ia melihat ada pembesuk lain yang menaruh ponsel sembarangan.
Lalu muncul lah niat tersangka untuk mencuri. Merasa ada kesempatan, ia pun beraksi. Alhasil ponsel tersebut dengan cepat berpindah tangan.
"Awalnya saya cuman menjenguk teman yang sakit. Tapi pada saat itu saya melihat ada ponsel yang tidak ada pemiliknya. Dengan cepat saya ambil dan langsung pergi," dalih tersangka.
--page
Beberapa hari setelah berhasil mencuri, tersangka pun kembali ke RS untuk melancarkan aksi nya kembali. Di aksi kedua nya tersebut, tersangka kembali berhasil mencuri dua unit ponsel milik keluarga pasien yang di rawat.
Kejadian itu pun dilaporkan pihak korban ke polsek ketapang untuk diselidiki. Tidak berapa lama, tersangka berhasil ditangkap dan sekarang sudah berada di ruang tahanan. (ACHMAD SYIHAUDDIN/B-5)








