SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dalam satu hari, Roz alias Uj mampu menjual obat Carnophen (Zenith) hingga 1 boks atau 100 butir, bahkan lebih. Hal itu disampaikannya langsung kepada Borneonews.co.id saat berada di Markas Polres Kotim.

"Dalam satu hari penjualan saya laku hingga 100 butir, bahkan bisa sampai 200 butir," ucap Uj, Rabu (25/4/2018).

Keuntungannya pun cukup menggiurkan sehingga ia sempat berniat untuk meningkatkan bisnis terlarang tersebut. Dalam penjualan 1 boks (100 butir), tersangka mengaku mendapatkan keuntungan Rp 100 ribu.

Ia juga mengaku tidak ada bandar yang bekerja sama dengannya. Namun jika stok barang habis, kerap kali ada seseorang yang datang untuk menawarkan zenith. Dalam sekali membeli, ia mampu mengeluarkan modal hingga Rp 2 juta untuk 5 boks zenith.

"Saya tidak tau siapa saja orang yang menjual zenith ke saya. Setiap kali barang habis, pasti ada yang datang dan menawarkan barang. Jika harganya cocok maka saya akan beli, apabila tidak cocok maka saya tidak akan beli," terangnya.

--page

Persiapan 5 boks tersebut dapat laku terjual habis dalam waktu kurang dari 5 hari. Selain untuk modal berjualan Zenith kembali, uang hasil penjualan itu juga digunakan untuk kebutuhan rumah tangganya sehari-hari.

"Uangnya habis-habis begitu saja. Terus saya putar untuk modal dan keperluan keluarga. Dan rencananya saya mau menyetok lebih banyak lagi, namun terlebih dahulu ditangkap oleh polisi," tuturnya. (ACHMAD SYIHABUDDIN/B-5)