SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Parimus sepakat agar para bandar dan pemakai obat  zenith dijerat lebih berat. Karena selama ini ia menilai palaku itu dijerat namun saat itu juga selalu muncul bandar dan pengedar baru.

Maka dari itu lanjut Parimus, semangat pemkab harus sama dengan  jajaran aparat untuk menindak tegas para pengedar dan pengguna. Namun,  alangkah baiknya   hal persuasif itu dilakukan pemkab terlebih dahulu. 

"Terus terang saya sudah gerah dengan peredaran Zenith di Kotim yang mana setiap hari langkah penindakan selalu dilakukan. Anehnya  hal itu tidak memberikan efek jera," kata Parimus, Sabtu (28/4/2018)

Bahkan ia turut mempertanyakan apa formulasi yang tepat untuk memberantasnya setiap hari di tangkap setiap hari muncul juga bandar-bandar ini, dari itu ia menelankan agar ada perbaikan sistem dalam penindakan itu.

Sebagai orang daerah, Parimus prihatin melihat kondisi di masyarakat saat ini. Banyak orang tua stress melihat pola dan tingkah laku anak pemuda dan remaja  yang teracun oleh zenith.

--page

Parimus juga meminta agar aturan baru itu tetap disampaikan dan di sosialisasikan secara massif ke masyarakat. Sosialisasi itu wajib dilakukan oleh pemerintah setempat.

"Kita juga selalu berharap agar aparat dan seluruh ormas dan elemen masyarakat  bisa bersinergi. Siapapun yang terlibat dalam lingkaran bisnis barang haram itu harus ditindak," pungkas politiai partai Demokrat itu.(NACO/B-5)